Jenis-Jenis Penggunaan Mikropipet 1. Single Channel Mikropipet Mikropipet dengan saluran tunggal akan menjadi mikropipet dengan satu saluran yang dapat digunakan untuk mengaspirasi atau mendispersikan cairan (hanya memiliki satu ujung masuk dan keluar). 2. Multi Channel Mikropipet Mikropipet multi channel dilengkapi dengan banyak saluran untuk aspirasi atau untuk menyebarkan cairan. Model mikropipet yang paling umum digunakan yang multisaluran termasuk 12 saluran, 8 saluran dan 16 saluran. Mikropipet multisaluran dapat mengurangi kerja mikropipet satu saluran yang menangani sampel dalam jumlah besar. Di kelompokan berdasarkan teknologi mikropipet yang digunakan, dibagi menjadi 2 yakni : -Mikropipet Manual Sesuai dengan namanya, jenis mikropipet manual ini merupakan miktopipet yang masih alami penggunaannya. tidak secanggih dengan mikropipet otomatis. Jenis mikropipet manual ini membutuhkan tekanan agar bisa memompa cairan untuk masuk ke dalam pipet. -Mikropipet Otomatis Jenis mikropipet otomatis merupakan alat yang paling banyak digunakan pada masa sekarang. Karena dilengkapi dengan dengan sistem motor, modul elektronik, dan display otomatis yang akan membuat prosesnya menjadi efektif serta lebih cepat dibandingkan dengan -Mikropipet otomatis. 3. Fixed volume mikropipet Dalam mikropipet fixed volume, jumlah cairan yang akan dibuang atau disedot adalah tetap. Mereka digunakan untuk mengeluarkan volume cairan yang sama yang perlu didispersikan beberapa kali. 4. Variable volume mikropipet Mikropipet memiliki batas yang ditentukan dan jangkauan volume maksimum. Jumlah cairan yang diaspirasi dan dikeluarkan dapat diubah (dalam kisaran volume) sesuai dengan kebutuhan individu.




